DAFTAR HARGA LAPTOP BEKAS | SERVICE LAPTOP | SPAREPART MURAH

CARA DAN KIAT MEMBELI NOTEBOOK SECOND

CARA DAN KIAT MEMBELI NOTEBOOK SECOND

Sesungguhnya keputusan membeli suatu barang bekas atau second atau istilah lainnya used product bukanlah suatu keputusan yang jelek atau salah. Seringkali orang beranggapan bahwa membeli suatu barang bekas atau second akan berakibat penyesalan. Hal ini ada benarnya akan tetapi juga tidak 100% bisa dikatakkan benar. Yang jelas memang resiko membeli barang bakas dalam hal ini yang saya akan bicarakan adalah notebook second atau notebook bekas pasti akan lebih tingi resikonya dibandingkan dengan membeli notebook baru. Akan tetapi jika kita cukup matang dan bisa lebih pintar/ smart di dalam memilih membeli notebook second, hal itu pastinya juga akan memberika keuntungan tersendiri di mana kita bisa mendapatkan notebook second dengan harga murah namun tidak mengurangi kenyamanan dan kepuasan kita serta kualitas notebook yang baik.

Ada beberapa hal yang perlu menjadi acuan dan yang kita perlu perhatikan sebelum kita memutuskan membeli notebook second:

  1. Asal usul penjual

Kita perlu mengetahui terlebih dahulu siapa penjual dari notebook yang mau kita focus untuk kita beli. Asal usul penjual sangat penting kita ketahui terlebih lagi jika kita sering melakukan transaksi pembelian secara online atau kita mencari penjual notebook second itu dari media online. Saya sarankan kita bisa membeli di toko computer notebook langsung dibandingkan jika kita membeli kepada makelar (dibaca: tukang jual beli). Hal ini agar lebih bisa memastikan bahwa notebook second yang kita beli lebih terjamin dibandingkan kita membeli dari perorangan yang tidak jelas sehingga jika ada sesuatu masalah dengan notebook yang kita beli kita bisa claim ke toko bersangkutan di mana kita membeli.

  1. Asal usul notebook

Tentunya memang agak sulit jika kita ingin mengetahui asal usul notebook second itu dijual. Saya melihat ada 4 motivasi orang menjual notebook/ laptopnya yaitu karena memang kebutuhan akan dana atau bahasa sehari-harinya BU (butuh uang), atau memang dia ingin mengganti laptop atau notebook yang dipakainya sekarang dengan notebook lain atau karena notebook tersebut sudah tidak terpakai lagi atau hal yang lain yang tidak kita inginkan adalah notebook tersebut sudah menunjukkan masalah. Masalah bisa karena notebook tersebut rusak atau sudah mulai menunjukkan notebook tersebut tidak berjalan secara normal atau hal lain yang bisa jadi notebook tersebut bermasalah karena hukum misalnya notebook curian atau perampasan. Sangat prlu kita yakinkan asal usul notebook yang akan kita beli tersebut tidak bermasalah.

  1. Specifikasi

Kita perlu mengecek specifikasi notebook tersebut sesuai dengan kebutuhan yang kita butuhkan/ inginkan dan sesuai dengan apa yang ditawarkan penjual tentunya. Kita perlu meneliti apakah specifikasi type notebook yang ditawarkan, specifikasi processor, memory, HDD, DVDRW/ Optic Drive, Wifi, Bluetoth, Camera, dimensi layar, battery dan komponen lainnya yang terpasang di dalam notebook/ laptop tersebut sesuai dengan yang disampaikan sebelumnya oleh penjual atau tidak.

  1. Kondisi fisik

Hal ini akan dengan mudah dan secara kasat mata akan terlihat ketika penjual akan menunjukkan notebook yang akan ditawarkannya tersebut, namun pada dasarnya kita tidak boleh terjebak pada kondisi fisik notebook. Hal ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa notebook dengan kondisi casing yang mulus sekalipun tidak menjamin akan mendapatkan notebook yang bagus.

  1. Cek Internal hardware

Pengecekan notebook second mutlak perlu kita lakukan, namun pertanyaannya bagaimana caranya dengan waktu yang singkat dan terbatas kita yakin bahwa notebook yang akan kita beli tersebut masih bagus dan layak kita beli. Dalam hal ini saya coba memberikan pemahaman titik-titik atau point-point krusial mana saja yang perlu kita perhatikan di dalam proses kita mengecek hardware notebook yang akan kita beli.

  1. Adaptor

Ini merupakan langkah pertama di mana hal yang paling mudah kita lakukan untuk pengecekan. Pengecekan adaptor bisa kita lakukan langsung terhadap unit notebook laptop, dengan cara kita melepas terlebih dahulu battery notebook dan kita menyalakan notebook tersebut tanpa bantuan battery, jika notebook bisa hidup tanpa bantuan battery dengan hanya adaptor terpasang, saya yakinkan adaptor notebook tersebut berfungsi bagus.

  1. Battery

Pada dasarnya untuk mengecek kualitas battery kita membutuhkan waktu yang panjang. Di mana kita perlu mengisi full/ penuh kapasitas battery tersebut lalu kita lepas adaptor dengan membiarkan notebook/ laptop tersebut dalam keadaan hidup, kita tunggu seberapa lama notebook tersebut mati atau mengeluarkan alarm signal low battery. Kita akan mengetahui seberapa lama kapasitas battery tsb masih berfungsi, namun memang agak sulit mengecek secra langsung kondisi battery tersebut secra maksimal karena hal itu akan membutuhkan waktu 2-4 jam untuk menentukan battery notebook/ laptop tersebut masih berfungsi baik atau tidak.

  1. Motherboard

Pengecekan motherboard tidak hanya dapat kita lakukan hanya berdasarkan laptop atau notebook tersebut tampil di layar, banyak hal yang perlu diperhatikan. Kita perlu mengetes beberapa saat (lebih kurang 15 menit) dan kita perlu perhatikan apakah selama laptop atau notebook dinyalakan pernah mengalami hang/ mati suri, tampilan pecah-pecah, blue screen, apakah HDD, DVDRW terdetect dengan baik, apakah selama dinyalakan fungsi cooling fan berjalan baik dan casing laptop atau notebook mengalami panas berlebihan/ di luar kewajaran/ overheat. Jika salah satu hal di atas Anda alami pada saat pengetesan laptop atau notebook tersebut, saya menyarankan Anda untuk tidak memebeli notebook atau laptop tersebut karena akan sangat beresiko terhadap fungsi motherboard notebook/ laptop anda

  1. HDD, DVD, Keyboard, USB, Touchpad, Camera

Pengecekan selanjutnya akan kita fokuskan kepada HDD atau hardiskdrive. Kita perlu meneliti apakah selama pengecekan ada terjadi bunyi pada HDD. Semakin kencang bunyi yang ditimbulkan harddisk laptop notebook tersebut semakin beresiko dan juga perlu diperhatikan apakah selama pengecekan laptop notebook tersebut berjalan lambat, karena kita perlu mencurugai apakah HDD masih berfungsi baik atau sudah ada bad sector/ rusak. Selanjutnya kita perlu mengetes fungsi DVDRW, hal ini bisa dilakukan dengan melakukan pengetesan 1 atau 2 DVD untuk ditest dan juga perlu kita coba untuk mencopy CD (jika memungkinkan) untuk mengetes apakah fungsi write DVD nya bisa berfungsi baik. Lalu kita bisa mengecek tuts-tuts keyboard apakah berfungsi baik begitupun terhadap USB, Camera dan touchpad.

  1. Wifi, Blutooth dan port lainnya

Pengecekan terakhir bisa kita lakukan terhadap fungsi connection wifi dan Bluetooth. Hal ini bisa kita lakukan dengan mencoba koneksi jaringan wireless internet (tapi hal ini bisa kita lakukan dengan kondisi di tempat tersebut ada jaringan hotspot/ wires internet.

  1. Warranty

Setelha kita melakukan pengecekan secara menyeluruh kondisi notebook atau laptop yang kita beli, kita juga perlu menanyakan warranty/ garansi purna juala notebook atau laptop tersebut. Walaupun kondisi laptop notebook second, kita berhak meminta garansi atas notebook yang ingin kita beli tersebut. Normalnya biasa toko (kecuali perorangan) memberikan masa garansi 2 minggu sampai 1 bulan. Masa warranty 14 – 30 hari dirasakan cukup wajar untuk memastikan dan meyakinkan kita selama waktu tersebut laptop tidak bermasalah karena biasanya laptop notebook yang sudah mulai bermasalah dalam jangka waktu 3-7 hari sudah menunjukkan permasalahan-permasalahan.

Demikian uraian saya mengenai kiat-kiat membeli laptop notebook second, saya berharap apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat bagi para calon pembeli laptop notebook second.

 

Arifin Tirtajaya 08161322531

http://www.kawankitanotebook.com

 

.

 

 

 

 

 

 

 

Hubungi Kami


Rekening Bank

Arifin Tirtajaya 386 1111 359
Arifin Tirtajaya 1170004384194
Arifin Tirtajaya 039501003882505

Pengiriman

Facebook

0215657766
08111923345
570C0D70
0818228531